HUBUNGAN DIABETIC SELF CARE MANAGEMENT DENGAN PENCEGAHAN FOOT ULCER PENDERITA DIABETES MELITUS
DOI:
https://doi.org/10.29082/jabdimas/2025/Vol1/Iss1/8Keywords:
Diabetic self care management, Pencegahan Foot Ulcer, Diabetes melitusAbstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronik kompleks yang menyebabkan gangguan metabolisme serta berbagai komplikasi makrovaskuler, mikrovaskuler dan sistem saraf. Komplikasi yang dapat terjadi salah satunya yaitu Neuropathy yang meningkatkan risiko timbulnya Foot Ulcer. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya diabetes Foot Ulcer salah satunya yaitu menerapkan Diabetic Self Care Management dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diabetic self care management dengan pencegahan Foot Ulcer penderita diabetes melitus. Desain penelitian ini menggunakkan analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes melitus >1 tahun serta tidak memiliki ulkus kaki diabetik dan yang mengikuti kegiatan Prolanis dan Posbindu di wilayah kerja Puskesmas Rembang, Kabupaten Pasuruan. Sampel diambil dengan menggunakkan teknik consecutive sampling yang berjumlah 45 responden. Pengumpulan data menggunakkan kuisioner Diabetes Self Management Quissionare (DSMQ) dan Notingham Assesment Of Fungtional Foot Care (NAFF). Hasil penelitian menujukkan bahwa sebagian besar responden memiliki Diabetic Self Care Management buruk sebanyak 21 (46,7%) dengan pencegahan diabetes Foot Ulcer buruk sebanyak 28 (62.2%) responden. Hasil uji statistik Spearmen Rho didapatkan nilai p value : 0,001 dan correlation coefficient sebesar 0,0495 yang menunjukkan ada hubungan antara Diabetic Self Care Management dengan pencegahan diabetes Foot Ulcer dengan tingkat korelasi sedang. Responden memiliki Diabetic Self Care Management buruk dengan pencegahan diabetes Foot Ulcer buruk yang sebagian besar dipengaruhi oleh pola makan dan perawatan kaki yang kurang baik.
References
Adiatma, S. N., & Asriyadi, F. (2020). Hubungan Manajemen Diri (Self Management) dengan Peran Diri pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Samarinda. Borneo Student Research, 1(2), 848–853.
Adiputra, I. M. S., & Trisnadewi, N. W. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.
Aulia, M., Ismonah, & Handayani, P. A. (2022). HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SELF MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2. Jurnal Perawat Indonesia, 6(3), 1223–1233.
Dee, T. M. T., Sukartini, T., & Probowati, R. (2020). Factors Associated with Foot Ulcer among Diabetic Patients. International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS), 3(3), 358–363. https://doi.org/10.35654/ijnhs.v3i3.222
Dinkes. (2021). Profil Kesehatan Kabupaten Pasuruan 2021. In Dinkes.
Faswita, W., Nasution, J. D., & Elfira, E. (2023). Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetik Pada Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Binjai Kota. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(1), 20–28.
Federation, I. D. (2021). Diabetes Research and Clinical Practice. International Diabetes Federation, 102(02). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Hidayah, M. (2019). Hubungan Perilaku Self-Management Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pucang Sewu, Surabaya. 176–182. https://doi.org/10.2473/amnt.v3i3.2019.176-182
Hirpha, N., Tatiparthi, R., & Mulugeta, T. (2020). Diabetic Foot Self-Care Practices Among Adult Diabetic Patients: A Descriptive Cross-Sectional Study. Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity : Targets and Therapy, 13, 4779–4786. https://doi.org/10.2147/DMSO.S285929
IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Kemenkes, R. (2018). Laporan Riskesdas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://dinkes.babelprov.go.id/sites/default/files/dokumen/bank_data/20181228 - Laporan Riskesdas 2018 Nasional-1.pdf
Koesnadi, D. A. Y., Maretnawati, E., Amirudin, F., Suwandari, I., Rofiin, M., Wardani, R., Suhita, B. M., Katmini, Nurdina, & Suprapto, S. I. (2021). Pencegahan dan Perawatan Ulkus Diabetikum. Anggota Resmi IKAPI Indonesia.
Rahayu, K. B., Saraswati, L. D., & Setyawan, H. (2018). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU KOTA SEMARANG. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(April), 19–28. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Rahmadanti, M., & Diani, N. (2020). Motivasi dan Self Management Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan. https://doi.org/10.20527/dk.v8i1.7359
Tjahjono, H. (2020). SELF MANAGEMENT DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA. Jurnal Keperawatan, 9(1 SE-Articles). https://doi.org/10.47560/kep.v9i1.212
Windani, C., Abdul, M., & Rosidin, U. (2019). GAMBARAN SELF-MANAJEMEN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS TAROGONG KABUPATEN GARUT. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 15(1), 1–11.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lutfi Wahyuni, RIZMA DWIRAHMADINA (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
All articles published in Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, authors and users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
You must follow these terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
-
No Additional Restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Disclaimer:
-
The journal and publisher are not responsible for the content of the articles. The responsibility for the accuracy, legality, and originality of the content rests solely with the authors.
-
Reuse or distribution of articles must maintain the same license, attribution, and citation to the original publication in this journal.
Ketentuan Lisensi (Bahasa Indonesia)
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat dilisensikan di bawah Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk:
-
Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk dan format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
BerbagiSerupa — Jika Anda menggubah, mengubah, atau mengembangkan materi, Anda harus menyebarkan karya turunan dengan lisensi yang sama seperti karya asli.
-
Tanpa Batasan Tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau teknologi yang membatasi pihak lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Penafian:
-
Jurnal dan penerbit tidak bertanggung jawab atas isi artikel. Tanggung jawab penuh atas keaslian, legalitas, dan keakuratan isi berada pada penulis.
-
Setiap penggunaan ulang atau distribusi karya harus mempertahankan lisensi yang sama dan mencantumkan atribusi kepada publikasi asli di jurnal ini.
License Link: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
License Type: CC BY-SA 4.0 International
