EDUKASI PRENATAL DAN PELATIHAN TEKNIK WOOLWICH MASSAGE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DELAYED ONSET OF LACTATION (DOL)
DOI:
https://doi.org/10.29082/jabdimas/2026/Vol2/Iss1/65Keywords:
Edukasi Prenatal, Woolwich Massage, Ibu Hamil, Delayed Onset of Lactation (DOL)Abstract
Delayed Onset of Lactation (DOL) berisiko menurunkan berat badan bayi baru lahir secara berlebihan akibat keterlambatan pengeluaran ASI. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan menyusui ibu hamil trimester III di Desa Gebang Malang, Mojokerto, melalui edukasi prenatal dan pelatihan teknik Woolwich Massage sebagai upaya preventif DOL. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi langsung menggunakan multimedia dan alat peraga pada 20 responden. Hasil evaluasi menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari nilai rata-rata 75 menjadi 88,50 ($\rho = 0,000$), dengan persentase kategori pengetahuan baik melonjak dari 40% menjadi 95%. Seluruh peserta juga berhasil menguasai keterampilan Woolwich Massage dengan benar. Kesimpulannya, intervensi edukasi prenatal dan demonstrasi taktis ini efektif mengoptimalkan domain kognitif serta psikomotorik laktasi ibu hamil demi mendukung program pencegahan stunting nasional.
References
Hardjito, K., Wijayanti, L. A., & Indriani, R. (n.d.). Efektivitas Edukasi Perawatan Payudara Terhadap Kemampuan Pencegahan Puting Lecet Pada Ibu Hamil Trimester III.
Iswandari, N. N., Murwati, M., & Handayani, T. S. (2023). Hubungan Usia Dan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Seksualitas Dalam Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Rimbo Lama Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2023. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(4). https://doi.org/10.37676/mude.v2i4.4836
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Lactona, I. D., & Cahyono, E. A. (2024). Konsep Pengetahuan; Revisi Taksonomi Bloom. Enfermeria Ciencia, 2(4), 241–257.
Laras Suminar, D., Bachtiar, A., Mulyana, N., & Suminar, D. L. (2024). Factors Associated with the Delay of Early Initiation of Breastfeeding in Hospitals: A Scoping Review. 8(4).
Mayer, R. E. (2021). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Oggero, M. K., Rozmus, C. L., & LoBiondo-Wood, G. (2024). Effects of Prenatal Breastfeeding Education on Breastfeeding Duration Beyond 12 Weeks: A Systematic Review. In Health Education and Behavior (Vol. 51, Number 5, pp. 665–676). SAGE Publications Inc. https://doi.org/10.1177/10901981231220668
Peng, Y., Zhuang, K., & Huang, Y. (2024). Incidence and factors influencing delayed onset of lactation: a systematic review and meta-analysis. International Breastfeeding Journal, 19(1), 59. https://doi.org/10.1186/s13006-024-00666-5
Puspita, L., Umar, M. Y., & Wardani, P. K. (2021). Pencegahan Stunting Melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu (ABDI KE UNGU), 3(1), 13–16.
Santy, G. W. A. D., Marliana, Y., Rumintang, B. I., & Luthfia, E. (2023). Efektivitas Metode Demonstrasi dan Video tentang Pijat Bayi terhadap Keterampilan Ibu Post SC di Ruang Bersalin RSUD Provinsi NTB: Efektivitas Metode Demonstrasi dan Video tentang Pijat Bayi terhadap Keterampilan Ibu Post SC di Ruang Bersalin RSUD Provinsi NTB. Midwifery Student Journal (MS Jou), 2(2), 1–12.
Tri Clarinda, M., Helda Puspitasari, R. A., Widianto, E. P., & Kusuma, E. (2025). Jurnal Abdimas Pamenang-JAP PEMBERIAN TEKNIK WOOLWICH MASSAGE UNTUK MENGURANGI PERMASALAHAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK SAHARA KOTA PASURUAN GIVING WOOLWICH MASSAGE TECHNIQUE TO REDUCE INEFFECTIVE BREASTFEEDING PROBLEMS IN POSTPARTUM MOTHERS AT THE SAHARA CLINIC IN PASURUAN CITY. 3(2), 135–140. https://doi.org/10.53599
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 etik khusniyati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
All articles published in Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, authors and users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
You must follow these terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
-
No Additional Restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Disclaimer:
-
The journal and publisher are not responsible for the content of the articles. The responsibility for the accuracy, legality, and originality of the content rests solely with the authors.
-
Reuse or distribution of articles must maintain the same license, attribution, and citation to the original publication in this journal.
Ketentuan Lisensi (Bahasa Indonesia)
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat dilisensikan di bawah Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk:
-
Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk dan format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
BerbagiSerupa — Jika Anda menggubah, mengubah, atau mengembangkan materi, Anda harus menyebarkan karya turunan dengan lisensi yang sama seperti karya asli.
-
Tanpa Batasan Tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau teknologi yang membatasi pihak lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Penafian:
-
Jurnal dan penerbit tidak bertanggung jawab atas isi artikel. Tanggung jawab penuh atas keaslian, legalitas, dan keakuratan isi berada pada penulis.
-
Setiap penggunaan ulang atau distribusi karya harus mempertahankan lisensi yang sama dan mencantumkan atribusi kepada publikasi asli di jurnal ini.
License Link: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
License Type: CC BY-SA 4.0 International
