EDUKASI PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA TANDA BAHAYA KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN BAYI BERBASIS DIGITAL LITERASI
DOI:
https://doi.org/10.29082/jabdimas/2026/Vol2/Iss1/75Keywords:
Pengetahuan, Ibu Hamil, Digital LiterasiAbstract
Pada masa kehamilan perubahan fisik pada ibu hamil terjadi akibat janın yang sedang berkembang didalam perut. Perubahan fısık biasanya terjadi setelah konsepsi terjadi dan kemudian berpengaruh terhadap organ lain yang ada di dalam tubuh (Soma-Pillay et al, 2016). Selain perubahan fisiologis, baik pada masa hamil sampai dengan masa nifas tentunya juga dihadapkan dengan perubahan psikologis. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan dalam periode penyesuaian yang terdapat pada tubuh ibu yang sedang hamil mengalami penyesuaian diri pada aktivitas serta perubahan fisiologis yang terjadi. Masa setelah bersalin terjadi perubahan psikologis seperti merasa tidak seperti saaat sebelum melahirkan jalan lahir longgar dll. Masa nifas juga masa yang paling rawan terjadinya infeksi dan komplikasi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya perubahan fisik dan psikis ibu hamil, seperti halnya pengetahuan ibu dan ayah tentang kehamilan yang turut berperan disini, dengan adanya bekal pengetahuan maka sang ibu atau ayah dapat menghindari komplikası kesehatan pada saat menjalani proses kehamilan sampai dengan masa nifas (Ibrahim et al., 2021). Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya selama masa kehamilan sampai dengan nifas adalah dengan pemberian edukasi berbasis literasi. Media ini sangat tepat sesuai dengan IPTEK saat ini yang segala sesuatu harus digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah mitra yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil dan suami tentang pentingnya tanda bahaya masa hamil sampai dengan masa nifas serta pada bayi. Tim pelaksana menggunakan metode pendekatan PBL (Problem Base Learning) (Allen, Donham, & Bernhardt, 2011). Permasalahan yang dihadapi mitra dikumpulkan tim pelaksana pengabdian masyarakat melalui kegiatan FGD (Focus Group Discussion) (Wong, 2008). Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi sebanyak 36 orang ibu hamil dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi diperoleh sampel 30 orang ibu hamil. Variabel independent dalam penelitian ini pendidikan kesehatan berbasis digital literasi dan variabel dependent pengetahuan ibu hamil. Data di ambil menggunakan kuesioner pengetahuan. Pengolahan data dengan uji statistik uji Wilcoxon. Hasil penelitian pretest tingkat pengetahuan kurang 16 orang (53,3%) dan posttest tingkat pengetahuan baik 18 orang (60%). Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan berbasis digital literasi terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang bahaya masa hamil sampai dengan nifas dengan nilai (p) 0,000 (p<0,05). Pemberian pendidikan kesehatan berbasis digital literasi merupakan upaya preventif dan persuasif dalam mengurangi angka komplikasi dan penyulit serta kematian ibu dan bayi sehingga derajat kesehatan ibu dan anak semakian meningkat.
References
Pada masa kehamilan perubahan fisik pada ibu hamil terjadi akibat janın yang sedang berkembang didalam perut. Perubahan fısık biasanya terjadi setelah konsepsi terjadi dan kemudian berpengaruh terhadap organ lain yang ada di dalam tubuh (Soma-Pillay et al, 2016). Selain perubahan fisiologis, baik pada masa hamil sampai dengan masa nifas tentunya juga dihadapkan dengan perubahan psikologis. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan dalam periode penyesuaian yang terdapat pada tubuh ibu yang sedang hamil mengalami penyesuaian diri pada aktivitas serta perubahan fisiologis yang terjadi. Masa setelah bersalin terjadi perubahan psikologis seperti merasa tidak seperti saaat sebelum melahirkan jalan lahir longgar dll. Masa nifas juga masa yang paling rawan terjadinya infeksi dan komplikasi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya perubahan fisik dan psikis ibu hamil, seperti halnya pengetahuan ibu dan ayah tentang kehamilan yang turut berperan disini, dengan adanya bekal pengetahuan maka sang ibu atau ayah dapat menghindari komplikası kesehatan pada saat menjalani proses kehamilan sampai dengan masa nifas (Ibrahim et al., 2021). Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya selama masa kehamilan sampai dengan nifas adalah dengan pemberian edukasi berbasis literasi. Media ini sangat tepat sesuai dengan IPTEK saat ini yang segala sesuatu harus digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah mitra yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil dan suami tentang pentingnya tanda bahaya masa hamil sampai dengan masa nifas serta pada bayi. Tim pelaksana menggunakan metode pendekatan PBL (Problem Base Learning) (Allen, Donham, & Bernhardt, 2011). Permasalahan yang dihadapi mitra dikumpulkan tim pelaksana pengabdian masyarakat melalui kegiatan FGD (Focus Group Discussion) (Wong, 2008). Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi sebanyak 36 orang ibu hamil dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi diperoleh sampel 30 orang ibu hamil. Variabel independent dalam penelitian ini pendidikan kesehatan berbasis digital literasi dan variabel dependent pengetahuan ibu hamil. Data di ambil menggunakan kuesioner pengetahuan. Pengolahan data dengan uji statistik uji Wilcoxon. Hasil penelitian pretest tingkat pengetahuan kurang 16 orang (53,3%) dan posttest tingkat pengetahuan baik 18 orang (60%). Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan berbasis digital literasi terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang bahaya masa hamil sampai dengan nifas dengan nilai (p) 0,000 (p<0,05). Pemberian pendidikan kesehatan berbasis digital literasi merupakan upaya preventif dan persuasif dalam mengurangi angka komplikasi dan penyulit serta kematian ibu dan bayi sehingga derajat kesehatan ibu dan anak semakian meningkat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heni Frilasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
All articles published in Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, authors and users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
You must follow these terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
-
No Additional Restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Disclaimer:
-
The journal and publisher are not responsible for the content of the articles. The responsibility for the accuracy, legality, and originality of the content rests solely with the authors.
-
Reuse or distribution of articles must maintain the same license, attribution, and citation to the original publication in this journal.
Ketentuan Lisensi (Bahasa Indonesia)
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat dilisensikan di bawah Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk:
-
Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk dan format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
BerbagiSerupa — Jika Anda menggubah, mengubah, atau mengembangkan materi, Anda harus menyebarkan karya turunan dengan lisensi yang sama seperti karya asli.
-
Tanpa Batasan Tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau teknologi yang membatasi pihak lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Penafian:
-
Jurnal dan penerbit tidak bertanggung jawab atas isi artikel. Tanggung jawab penuh atas keaslian, legalitas, dan keakuratan isi berada pada penulis.
-
Setiap penggunaan ulang atau distribusi karya harus mempertahankan lisensi yang sama dan mencantumkan atribusi kepada publikasi asli di jurnal ini.
License Link: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
License Type: CC BY-SA 4.0 International
