Edukasi Pijat Akupresur Mandiri Titik BL 40 (Weizhong)  pada Ibu Hamil Trimester II dan III di TPMB Sujiati Nur  Elys

Authors

  • Naning Puji Suryantini Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto Author

DOI:

https://doi.org/10.29082/jabdimas/2025/Vol1/Iss1/22

Keywords:

Akupresur, Titik BL40, Nyeri Punggung Bawah, Ibu Hamil

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling umum dialami ibu hamil, khususnya pada trimester II dan III. WHO (2022) melaporkan bahwa 60–70% populasi dewasa pernah mengalami nyeri punggung, sementara data Kementerian Kesehatan RI (2023) menunjukkan lebih dari 50% ibu hamil mengalami keluhan tersebut. Di Kabupaten Mojokerto, 65% ibu hamil trimester II dan III tercatat mengalami nyeri punggung bawah, namun hanya 30% yang memperoleh intervensi nonfarmakologis secara optimal. Salah satu metode yang aman dan efektif adalah akupresur pada titik BL40 (Bladder 40), yang secara klinis telah terbukti mampu menurunkan intensitas nyeri tanpa efek samping pada ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan efektivitas teknik akupresur mandiri BL40 pada ibu hamil. Pelaksanaan kegiatan melibatkan 30 responden ibu hamil trimester II dan III di Praktik Mandiri Bidan Sujiati Nur Elys. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa akupresur titik BL40 efektif dalam menurunkan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III serta berpotensi menjadi intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan selama kehamilan. 

References

5WHO. (2020). Guidelines on Non-Pharmacological Interventions for Musculoskeletal Pain. Geneva: World Health Organization.

Adelia. (2023). Efektivitas pijat terhadap nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(2), 101–109.

Adeyemi, R. (2019). Neurofisiologi nyeri dan manajemen nonfarmakologis. Jakarta: Salemba Medika.

Adikara, A. (2019). Farmakoterapi nyeri muskuloskeletal. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Andarmoyo, S. (2019). Konsep dan proses nyeri. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Andini, R. (2019). Faktor risiko nyeri punggung pada ibu hamil trimester II dan III. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 33–41.

Chen, Y., Zhang, L., & Wang, H. (2023). Physiological and biomechanical changes contributing to low back pain in pregnancy: A clinical review. Journal of Maternal Health Studies, 12(2), 45–53.

Dewanto, A. (2019). Dasar-dasar farmakologi nyeri. Bandung: Alfabeta.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. (2023). Laporan survei kesehatan ibu hamil trimester II dan III di Kabupaten Mojokerto. Mojokerto: Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

Eko, S. (2022). Terapi nonfarmakologis dalam mengatasi nyeri persalinan: Literatur review. Jurnal Kebidanan Malahayati, 8(3), 412–419.

Febrianti, T., & Putri, M. A. (2023). Teknik Pijat Akupresur Mandiri untuk Ibu Hamil. Jurnal Terapan Kebidanan, 5(2), 23–30.

Harsono. (2019). Neurologi klinis: Nyeri dan penanganannya. Jakarta: EGC.

Juwita, R. (2020). Pengaruh akupresur terhadap kualitas hidup ibu hamil trimester III. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 76–83.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Meliala, M. (2021). Manajemen nyeri dalam praktik kebidanan. Medan: Perdana Publishing.

Nurdiati, D. S., & Rahajeng, I. (2020). Manajemen Nyeri Punggung pada Ibu Hamil: Pendekatan Komplementer. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Permatasari, N. (2019). Akupresur sebagai terapi nonfarmakologis nyeri persalinan. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Aisyiyah, 15(2), 45–52.

Robaniyah, U., Purnamasari, A., Retnowati, Y., Farahdiba, I., Aryanti, R., & Rusmiati, R. (2024). Pengaruh akupresur titik BL23, GV3, GV4, dan BL40 dalam mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1479–1488.

Sidharta, D. (2021). Efektivitas terapi komplementer nonfarmakologis pada nyeri punggung ibu hamil. Jurnal Kebidanan Borneo, 5(1), 22–30.

Sukeksi, T., Yuliati, R., & Sari, N. (2018). Pengaruh akupresur terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester II. Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang, 7(2), 55–63.

Sulistyo, D. W. R. (2024). Pemberian akupresur pada nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 11(1), 24–31.

Sutrisno, A. (2021). Terapi Komplementer pada Masa Kehamilan. Surabaya: Universitas Airlangga Press.

Wahyuni, S., et al. (2022). Pengaruh Akupresur Titik BL 40 terhadap Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 45–52.

World Health Organization. (2022). Low back pain fact sheet. Geneva: WHO Press.

Wu, X., Li, J., & Zhang, Y. (2021). Prevalence and risk factors of low back pain during pregnancy: A systematic review. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 152(3), 321–329.

Zhang, Q., Liu, R., & Li, X. (2022). Effectiveness of acupressure on BL40 point in reducing pregnancy-related low back pain: A randomized controlled trial. Asian Journal of Complementary Medicine, 18(4), 201–210.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Edukasi Pijat Akupresur Mandiri Titik BL 40 (Weizhong)  pada Ibu Hamil Trimester II dan III di TPMB Sujiati Nur  Elys. (2025). Jurnal Taman Ilmu Dan Inovasi Abdimas Bina Sehat, 1(1). https://doi.org/10.29082/jabdimas/2025/Vol1/Iss1/22

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.