INOVASI SKRINING XEROSIS BERBASIS DIGITAL DAN EDUKASI PERAWATAN KAKI DALAM PENCEGAHAN ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DM TIPE 2 DI PUSKESMAS DLANGGU
DOI:
https://doi.org/10.29082/jabdimas/2026/Vol2/Iss1/68Keywords:
Diabetes Mellitus tipe 2, xerosis, digital skin analyzer, perawatan kaki, ulkus diabetikum.Abstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi kaki diabetik, salah satunya akibat xerosis atau kulit kering. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan skrining xerosis berbasis digital dan memberikan edukasi perawatan kaki pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Dlanggu. Metode yang digunakan meliputi penilaian xerosis menggunakan Overall Dry Skin Score (ODSS), pemeriksaan kelembapan kulit dengan digital skin analyzer, observasi praktik perawatan kaki, serta edukasi dan demonstrasi perawatan kaki. Kegiatan diikuti oleh 30 pasien DM tipe 2. Hasil menunjukkan 22 responden (66,7%) mengalami xerosis grade 1. Pemeriksaan digital menunjukkan kondisi kulit kering pada punggung kaki sebesar 50,0% dan telapak kaki sebesar 63,3%. Sebanyak 23 responden (76,7%) belum melakukan perawatan kaki secara optimal. Edukasi yang diberikan meningkatkan pemahaman peserta mengenai penggunaan pelembap, pengeringan sela jari kaki, dan pemeriksaan kaki rutin sebagai upaya pencegahan ulkus diabetikum.
References
American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2024). 12. Retinopathy, neuropathy, and foot care: Standards of care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S231–S243. https://doi.org/10.2337/dc24-S012
American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2025). 12. Retinopathy, neuropathy, and foot care: Standards of care in diabetes—2025. Diabetes Care, 48(Suppl. 1), S252–S265. https://doi.org/10.2337/dc25-S012
Armstrong, D. G., Boulton, A. J. M., & Bus, S. A. (2017). Diabetic foot ulcers and their recurrence. New England Journal of Medicine, 376(24), 2367–2375. https://doi.org/10.1056/NEJMra1615439
Astuti, N., Wahyuni, S., & Prasetyo, A. (2022). Hubungan perawatan kaki dengan risiko ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(2), 102–110.
Boulton, A. J. M., Armstrong, D. G., Albert, S. F., Frykberg, R. G., Hellman, R., Kirkman, M. S., Lavery, L. A., Lemaster, J. W., Mills, J. L., Mueller, M. J., Sheehan, P., Wukich, D. K., & American Diabetes Association. (2020). Comprehensive foot examination and risk assessment. Diabetes Care, 43(Suppl. 1), S135–S151.
Bus, S. A., Lavery, L. A., Monteiro-Soares, M., Rasmussen, A., Raspovic, A., Sacco, I. C. N., & van Netten, J. J. (2023). International Working Group on the Diabetic Foot (IWGDF) guidelines on the prevention of foot ulcers in persons with diabetes. Diabetes/Metabolism Research and Reviews, 39(Suppl. 1).
Handayani, D., Fitriani, R., & Nurhayati, E. (2023). Edukasi perawatan kaki meningkatkan kemampuan perawatan kaki mandiri pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Ners Indonesia, 13(1), 55–63.
International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). Brussels: International Diabetes Federation.
Nurbaya, S., Yuliani, N., & Handayani, F. (2022). Edukasi perawatan kaki terhadap peningkatan kemampuan perawatan kaki mandiri pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(2), 105–113.
Misery, L., Seneschal, J., Reguiai, Z., Merhand, S., & Taieb, C. (2022). Skin xerosis and diabetes mellitus: Epidemiology, pathophysiology, clinical manifestations and management. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology, 15, 2341–2352.
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI.
Puspitasari, D., & Hidayati, L. (2021). Hubungan perawatan kaki dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 17(1), 45–53.
Sari, R. P., & Wulandari, D. (2023). Gambaran xerosis pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dan implikasinya terhadap risiko ulkus diabetikum. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 7(2), 88–96.
Sibbald, R. G., Goodman, L., Woo, K. Y., Krasner, D. L., Smart, H., Tariq, G., & Ayello, E. A. (2022). Special considerations in wound bed preparation 2022. Advances in Skin & Wound Care, 35(11), 1–23.
World Health Organization. (2023). Diabetes. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizky Meuthia, Dian Shofi Andini, Lukluul Qurrotaa’yun (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
All articles published in Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, authors and users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
You must follow these terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
-
No Additional Restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Disclaimer:
-
The journal and publisher are not responsible for the content of the articles. The responsibility for the accuracy, legality, and originality of the content rests solely with the authors.
-
Reuse or distribution of articles must maintain the same license, attribution, and citation to the original publication in this journal.
Ketentuan Lisensi (Bahasa Indonesia)
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Taman Ilmu dan Inovasi Abdimas Bina Sehat dilisensikan di bawah Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk:
-
Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk dan format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
BerbagiSerupa — Jika Anda menggubah, mengubah, atau mengembangkan materi, Anda harus menyebarkan karya turunan dengan lisensi yang sama seperti karya asli.
-
Tanpa Batasan Tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau teknologi yang membatasi pihak lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Penafian:
-
Jurnal dan penerbit tidak bertanggung jawab atas isi artikel. Tanggung jawab penuh atas keaslian, legalitas, dan keakuratan isi berada pada penulis.
-
Setiap penggunaan ulang atau distribusi karya harus mempertahankan lisensi yang sama dan mencantumkan atribusi kepada publikasi asli di jurnal ini.
License Link: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
License Type: CC BY-SA 4.0 International
